Tips Membuat Kamar Buah Hati

Kedatangan buah hati dalam keluarga merupakan sesuatu yang ditunggu-tunggu. Maka, tidak jarang banyak sekali persiapan yang dilakukan untuk menyambut kehadirannya. Salah satunya adalah menyiapkan kamar bayi. Ketika menyiapkan hal tersebut, apa sajakah yang menjadi pertimbanganya? Berikut ini kami mempunyai beberapa hal yang bisa Anda jadikan pertimbangan dalam mendesain kamar bayi.

1. Lokasi

Lokasi merupakan hal yang harus paling diperhatikan. Pilihlah lokasi yang paling dekat dengan kamar Anda dan merupakan bagian rumah yang tenang (tidak berisik). Pertimbangan kedua adalah pastikan sirkulasi udaranya lancar dan terkena sinar matahari pagi secara langsung agar kamar tidak lembab dan lebih sehat.  Jangan lupa juga untuk mengatur suhu ruangan, sebaiknya jangan terlalu dingin dan jangan terlalu hangat. Jika Anda menggunakan AC, jangan lupa juga atur kelembapanya jika sebab udara yang terlalu kering tidak bagus untuk bayi. Penggunaan air humidifier.

2. Keamanan

Setelah lokasi, tentu saja keamanan merupakan hal yang penting. Carilah box bayi yang kokoh dan mampu menahan berat yang tinggi serta pagar box yang tinggi agar tidak mudah dipanjat bayi. Selain itu pilihlah baby tafel yang aman, biasanya baby tafel tersedia dengan banyak laci di bawahnya yang berfungsi untuk menyimpan peralatan yang dibutuhkan ketika mengganti popok bayi. Pastikan Anda tidak perlu meninggalkan bayi ketika Anda mengambil perlengkapan penggantian popok agar lebih aman dan menghindari bayi terjatuh.  Selain itu, sediakan tempat sampah khusu dan berpenutup untuk membuang bekas popok bayi. Dengan begitu bayo Anda juga akan aman dari kuman.

3. Dekorasi

Tentunya dekorasi kamar Anda bisa didesain sesuai dengan furniture yang dibutuhkan pada kamar Anak. Desain kamar Anak biasanya bertema ceria, kebun binatang, galaxy, atau laut. Menggunakan warna-warna yang cerah dan sejuk di mata. Warna cerah seperti merah muda, kuning, biru pastel dan hijau pastel, biasanya disukai bayi karena membuatnya bergairah. Ia akan tumbuh menjadi anak yang ceria dan gembira, berani dan percaya diri. Warna-warna lembut bisa menenangkan bayi, juga diperlukan untuk mendukung pertumbuhan kepribadiannya. Warna-warna dominan, terang dan mencolok, seperti merah, oranye, biru tua, atau hitam sebaiknya hanya diberikan sebagai aksen. Peneranganyapun biasanya tidak terlalu terang agar ketika malam bayi tidur tanpa silau.

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s