Rumput Sintetis Vs Rumput Alami

Rumput termasuk salah satu elemen penting pada sebuah hunian, punya taman rumah. Mengingat taman yang cantik biasanya tak lepas dari peranan rumput hijau yang terawat dengan baik. Apalagi saat ini jenis rumput yang bisa diaplikasikan pada hunian bukan aja jenis rumput alami, tapi juga ada rumput sintetis.

Rumput Sintetis

2be28e9d6c5637a93ff4b04bce789f82.jpg

  • Merupakan rumput buatan yang biasanya terbuat dari plastik. Karenanya jika ingin menggunakan rumput sintetis, pilihlah produk yang berkualitas bagus seperti rumput sintetis.
  • Sistem perawatan yang lebih mudah dibanding rumput alami. Sehingga cukup membersihkannya secara rutin setiap hari dengan vacuum cleaner.
  • Tidak membutuhkan sinar matahari, karenanya rumput sintetis bisa diaplikasikan di dalam ruangan atau area indoor. Jadi jika  ingin memiliki tanaman kering di dalam rumah,  rumput jenis sintetis bisa dijadikan sebagai pilihan untuk lantai taman.
  • Bukan hanya bisa digunakan untuk lantai, rumput sintetis juga bisa diaplikasikan pada area-area yang biasanya susah untuk pengaplikasian rumput alami, seperti pada area dinding rumah. Karenanya rumput sintetis juga banyak digunakan sebagai dekorasi untuk mempercantik hunian.
  • Lebih ramah lingkungan karena hemat air, bahan bakar motor, pestisida serta bahan-bahan kimia lainnya. Sehingga biaya perawatannya pun lebih hemat dibanding rumput alami.
  • Jika ingin rumput yang tahan lama, rumput sintetis rata-rata bisa bertahan dalam 8-15 tahun.
  • Tersedia dalam beberapa jenis, jadi akan lebih memudahkan untuk memilih yang sesuai dengan kebutuhan dan budget.

Rumput Alami

 

 

1ce9d367df3783580ec9382fb371c334.jpg

  • Karena rumput alami merupakan tanaman asli, jadi pengaplikasikan rumput alami pada taman rumah bisa memberikan tambahan oksigen.
  • Rumput alami bisa meminimalkan suhu panas, jadi taman yang menggunakan rumput alami akan terkesan lebih segar.
  • Membutuhkan air, pupuk atau pestisida dalam proses pemeliharaannya agar tetap hidup dan tumbuh dalam kondisi baik.
  • Meski biaya pemasangannya relatif cukup murah, namun membutuhkan perawatan yang lebih intens dan biaya lebih banyak dibanding rumput jenis sintetis.
  • Kurang cocok untuk pengaplikasian dalam ruangan, karena membutuhkan sinar matahari.
  • Jika tidak dirawat dengan benar bisa membuat permukaan taman yang menggunakan rumput alami terasa tidak rata.

 

Sumber Artikel   : https://media.rooang.com/

Sumber Gambar : https://id.pinterest.com/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: