Arti Fasad Rumah

Fasad atau façade sebenarnya merupakan kata yang berasal dari bahasa Perancis yaitu façade, atau dari bahasa Italia Facciata atau faccia. Di mana seperti dalam bahasa Latin, kata Faccia sebenarnya memiliki arti wajah. Jadi fasad bangunan atau fasad rumah juga dapat diartikan sebagai wajah dari suatu bangunan rumah. Atau juga dapat dianggap sebagai tampak luar bangunan. Yang mana dari wajah suatu bangunan tersebut kemudian dapat ditangkap karakter, kesan, keunikan serta keindahannya. Sehingga mencerminkan bahwa fasad bangunan atau fasad rumah, merupakan elemen pertama yang dapat dilihat dan dinilai oleh orang lain dari luar bangunan itu sendiri.

1d55baf755eced3ef95a09a572de53eb.jpg

a0974bfcb07b4f98d5d1ed3088682931.jpg

Namun tak cukup sebagai wajah atau muka bangunan yang mencerminkan ciri khas dari sebuah bangunan saja, fasad bangunan juga merupakan elemen penting yang akan membuat orang tertarik dengan desain bangunan tersebut. Jadi tak heran kalau kebanyakan bangunan yang sifatnya komersial seperti bangunan hotel, condotel, apartemen serta gedung perkantoran, menganggap fasad bangunan menjadi satu faktor yang sangat penting dan memegang pengaruh besar pada nilai bangunan tersebut. Karenanya, tak heran jika beberapa gedung hotel, perkantoran, condotel, apartemen serta mall pun memiliki ciri khas tersendiri dari bangunan tersebut. Yang menunjukkan bahwa bangunan tersebut memiliki nilai unik yang belum tentu dimiliki oleh bangunan lainnya.

88c51e6bb701e29f90e4c7a431faf2a1 (1).jpg

Yang mana dalam pembuatan fasad dari sebuah bangunan, tantangan dalam mendesain fasad bukan hanya terletak pada keindahan, kecantikan, kemewahan serta keunikannya saja. Tapi juga dari segi kualitas material fasad dan finishingnya. Karenanya, pengerjaan fasad rumah harus memperhatikan beberapa  hal ini.

  1. Bagian fasad atau dinding luar bangunan tak boleh rembes jika terkena air hujan. Oleh karena itu, pemilihan material fasad harus memperhatikan faktor ini untuk menghindari rembesan yang tidak diinginkan.
  2. Dinding fasad yang menggunakan material plester aci finishing cat saja akan menimbulkan gelombang-gelombang pada permukaannya jika tidak mahir, karena pembuatan permukaan fasad yang merata dan sempurna merupakan hal yang cukup susah dan mustahil. Sehingga membutuhkan proses pengerjaan yang sangat rumit dan susah.
  3. Untuk menyiasati gelombang pada permukaan fasad yang tidak merata, dinding panel bisa disiasati dengan menggunakan GRC board, ACP (Aluminium Composite Panel) dan lainnya.
  4. Penggunaan material GRC board harus menggunakan tali air yang cukup karena tanpa tali air, fasad bangunan akan mudah retak seiring berjalannya waktu.

 

 

Sumber Artikel   : https://media.rooang.com/

Sumber Gambar : https://id.pinterest.com/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s