Perbedaan Gaya Rumah Jepang, Korea, dan Cina

Siapa yang tidak suka dengan negara Jepang, Korea dan Cina? Setiap negara tersebut mempunyai karakteristik dan ciri khas masing-masing. Tapi apa yang bisa kita temukan melalui desain interior dari ketiga negara tersebut. Berikut penjelasannya.

Jepang

3eac85a2bc878ecf65d795a062dbf28d.jpg

Konsep dasar desain interior pada rumah Jepang pada umumnya adalah kesederhanaan. Desain interior Jepang tidak terlalu suka dengan banyaknya peletakan furnitur, karena dengan demikian kita akan membuat ruangan di dalam rumah menjadi luas dan terasa lega, perasaan lega akan mudah didapatkan ketika memasuki rumah dengan desain interior seperti itu. Oleh karena itu, ada banyak orang di jaman sekarang yang menggunakan ruangan dengan desain Jepang sebagai tempat untuk menyendiri atau kadang bermeditasi karena memang ruangan seperti itu bisa membuat kita menenangkan pikiran.

77c7cda97e6edbc56239633e7ab38e83.jpg

Elemen Alam; Budaya Jepang sangat dekat dengan alam. Jadi, mereka memelihara hubungan dengan alam dengan memadukan unsur-unsur alam pada hunian mereka. Tambahkan tanaman khas Jepang seperti bambu mini atau bonsai untuk mendapatkan nuansa Jepang yang kental.

b4e52df69926730fc3b43809af385a85.jpg

Elemen kayu dan bambu, Selain tanaman hias berupa bambu mini, furnitur berbahan kayu dan bambu adalah ciri khas desain interior rumah Jepang. Penduduk Jepang juga mengkreasikan bambu sebagai bahan untuk karpet, yang dikenal dengan tatami. Seperti contoh desain ruangan di atas yang menggunakan tatami sebagai elemen pada lantainya.

Korea

21c014c75067a5b9740f0969875be511.jpg

Konsep dasar desain interior pada rumah Korea juga pada dasarnya hampir sama dengan Jepang namun perbedaan yang mencolok adalah desain furniturnya yang jauh lebih modern meskipun konsep interiornya tetap minimalis.

Cina

c8e6a3743d5e0f9a82dd7241966328bf.jpg

Konsep interior gaya Cina sering juga disebut sebagai arsitektur gaya feng shui. Warna-warna yang mendominasi desain interiornya adalah putih, merah, hitam dan emas. Beberapa hiasan dinding bergambar naga , bunga teratai dan dewa-dewa kepercayaan orang chinese juga sering digunakan sebagai elemen dekorasi pada ruangan. Lampion-lampion berwarna merah juga biasanya menjadi salah satu elemen dekorasi wajib pada interior gaya Cina tersebut.

kitayskiy-stil-v-interere.jpg

Desain diatas mencerminkan gabungan gaya klasik oriental yang terlihat dari penggunaan bahan kayu dan gaya modern yang terlihat dari desain plafond putih dengan lampu kristal menjuntai diatasnya. Dengan demikian ciri khas dari konsep interior gaya Cina adalah ornamen dan dekorasinya yang meriah dan mencolok. Sudah bisa menemukan perbedaan dari ketiga gaya interior dari tiga negara ini.

 

 

Sumber Artikel   : http://media.rooang.com/

Sumber Gambar : https://id.pinterest.com/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s